Selasa, 12 Februari 2013

Diduga Penyihir Wanita Muda Ini Dibakar Hidup-Hidup



bakar hidup-hidup
 - Tragis nian nasib yang dialami oleh Kepari Leniata, wanita 20 tahun asal Papua New Guinea atau Papua Nugini ini. Karena diduga menggunakan ilmu sihir wanita ini dieksekusi dengan cara dibakar hidup-hidup setelah sebelumnya ditelanjangi, disiksa dengan besi panas dan diarak keliling alun-alun kota di kawasan Mount Hagen, Papua Nugini pada 6 Februari kemarin. Menurut surat kabar lokal The Nation, Kepari Leniata merupakan korban dari Provinsi Enga yang dituduh membunuh seorang anak laki-laki keluarga tetangga dengan bantuan ilmu sihir dan akhirnya keluarga anak laki-laki ini membuat suatu hukuman mati tanpa pengadilan.   

Para keluarga almarhum anak laki-laki ini menyiksanya dengan besi panas, ditelanjangi, kaki dan tangannya di ikat dan membawanya keliling ke alun-alun kota, di mana ia dibakar hidup-hidup di depan kerumunan orang. Beberapa saat kemudian polisi dan dokter tiba di tempat kejadian, tetapi mereka tidak mampu menyelamatkan wanita itu dan sudah keburu gosong. Mereka akhirnya membawah tubuhnya ke kamar mayat. Almarhumah meninggalkan seorang anak usia 8 bulan dan suami.

Seorang juru bicara polisi STAC Kayglo Ambani mengutuk hukuman itu dan mengatakan bahwa polisi akan menginvestigasi pembunuhan itu dan akan menghukum para pelaku pembunuhan sadis tersebut. Menurut pihak polisi mereka sudah mengetahui siapa dalangnya dan mereka segera akan menangkapnya.

wanita dibakar
Inilah foto Kepari Leniata yang dibakar hidup-hidup karena diduga penyihir.

Selain Kepari Leniata, kerabat dari anak laki-laki ini setidaknya akan menghabisi dua wanita lain, mereka juga di tuduh mempraktekan ilmu sihir. Salah satu dari mereka berhasil diselamatkan oleh pihak polisi, dan satunya masih dianggap hilang. Menurut sumber, The National, mengatakan kedua wanita terlibat dalam ilmu sihir, namun mereka membantah terlibat dalam pembunuhan terhadap anak laki-laki tetangga.

Bocah laki-laki ini di duga meninggal terkena pada Selasa, 5 Februari lalu. Bocah ini mengeluh sakit di perut dan dada dan ia dirawat di sebuah rumah sakit di Mount Hagen. Namun, dokter tidak bisa menyelamatkan nyawannya. Di Papua Nugini para kerabat yang meninggal sering menuduh tetangganya menggunakan ilmu sihir biasanya perempuan yang dianggap sebagai penyihir.

Apa yang terjadi pada Kepari Leniata, wanita yang diduga penyihir dan dibakar hidup-hidup  ini adalah bukti masih berkembangnya kepercayaan animisme di kalangan masyarakat Papua Nugini yang berdekatan dengan Australia ini. Seperti juga halnya dinegeri asal nenek moyang mereka di Afrika yang masih percaya dan melakukan ritual ilmu hitam yang disebut Vodoo.

Tidak ada komentar: